
ActaIndonesia.com, JAKARTA—Laga persahabatan Indonesia melawan Oman berbuah manis. Tim asuhan John Herdman itu berhasil naik 3 peringkat dalam peringkat FIFA usai menang 3-0 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Kemenangan 3-0 melawan Oman dalam pertandingan persahabatan pada Jumat, 5 Juni 2026 membuat Indonesia menambah poin 6,56. Dengan begitu, total poin yang dimiliki oleh pasukan Garuda – julukan tim nasional Indonesia – 1151,45.
Total poin itu membuat tim nasional sepak bola putra Indonesia berada di peringkat 119. Tidak hanya itu, kemenangan Emil Audero dan kawan-kawan juga membuat rekor pertemuan dengan Oman menjadi 1-1 dalam partai persahabatan.
Indonesia pernah mengalami kekalahan 1-3 dari Oman dalam pertemuan yang terjadi pada 29 Mei 2021. Kala itu, Garuda bermain di The Sevens Stadium, Dubai.
Sementara itu, Oman masih tetap berada di peringkat 79 dalam daftar rangking FIFA meskipun mengalami pengurangan poin. Usai minus 6,56, Oman memiliki total poin 1306,90.


Dalam pertandingan melawan Oman, anak asuh Pelatih Kepala John Herdman itu menggunakan formasi 3-4-3 dengan Emil Audero sebagai penjaga gawang.
Di barisan pertahanan, 3 pemain belakang tengah terdiri dari Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner. Baggott mengisi posisi Jay Idzes yang tidak bermain karena alasan cedera.
Di lapangan tengah, ada Kevin Diks, Joey Pelupessy, Ivar jenner, dan Nathan Tjoe-A-On. Sementara itu, Beckham Putra, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangun berada di barisan depan.
Jalannya pertandingan Indonesia vs Oman
Dalam pertandingan yang berlangsung sekitar 90 menit itu, kedua tim bermain terbuka. Jual-beli serangan terjadi sepanjang laga. Indonesia yang tampil di hadapan para pendukungnya sangat agresif.
Pada menit ke-6, Garuda hampir mencetak gol melalui sundulan Nathan TJOE-A-ON. Sayang, bola yang mengarah ke gawang berhasil diblok oleh pemain belakang Oman.
Peluang itu terjadi setelah Rizky Ridho yang melakukan overlap hingga baris pertahanan Oman dan bermain umpan pendek dengan Beckham dan Kevin Diks mememberikan umpan.
Usai gagal mencetak gol, Nathan yang mengambil tendangan bebas dari sisi kiri berhasil memberikan umpan apik di kotak penalti Oman. Justin Hubner yang maju untuk menerima umpan berhasil menyundul bola dan membuatnya masuk ke gawang pada menit ke-12. Skor berubah menjadi 1-0.
Tidak ingin kalah begitu saja, Oman pun kian intensif menyerang barisan pertahanan Indonesia. Sejumlah peluang tercipta untuk menjadi gol. Namun, penampilan apik Emil dan rapatnya barisan belakang membuat bola tidak bisa masuk ke gawang.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Oman justru kembali tertinggal setelah Romeney berhasil mencetak gol kedua. Kevin Diks berhasil menyundul bola untuk memberikan umpan ke Romeney.
Kegagalan pemain belakang Oman dalam mengantisipasi bola dari Kevin Diks membuat Romeney berdiri bebas dan lari menggiring bola ke hadapan kiper lawan. Bola yang meluncur datar menyusuri rumput lapangan tidak berhasil dihalau Oman, sehingga masuk ke dalam gawang.
Para pemain Oman terus melakukan penyerangan untuk mengejar ketinggalan. Namun, disiplinnya pemain belakang Indonesia dan sigapnya sang penjaga gawang membuat peluang itu tidak ada yang berhasil menjadi gol.
Oman mendapatkan penalti setelah Justin Hubner menghentikan pemain lawan saat melakukan penetrasi di bagian kiri pertahanan Indonesia. Namun, tendangan penalti itu berhasil ditepis oleh Emil.
Pada awal babak kedua, Oman kembali mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol. Lagi, barisan pertahanan yang kuat antara Rizky Ridho dan Baggott serta kesiapan Emil membuat bola gagal menjadi gol.
Indonesia hampir menambah gol melalui tendangan keras Dony Pamungkas. Sayang, tendangan jarak jauhnya di sudut atas kiri penjaga gawang Oman berhasil ditepis.
Gol ketiga Indonesia datang melalui kaki Oratmangoen yang menerima umpan pendek dari Ivar Jenner. Skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia bertahan hingga wasit meniup peluit dengan panjang sebagai tanda pertandingan berakhir.



