
ActaIndonesia.com, JAKARTA— Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dari rumah produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment berhasil meraih 1 juta penonton pada hari ke-17 penayangannya di bioskop Indonesia.
Penulis dan Produser Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Robert Ronny, mengatakan bahwa pencapaian tersebut membuat film ini menjadi yang ke-19 yang berhasil meraih 1 juta penonton pada 2026.
“Tayang perdana pada 8 Oktober 2026, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah langsung menjadi film pilihan utama penonton Indonesia di bioskop. Selama kurang lebih dua minggu penayangan, film ini juga menjadi film yang paling laris dan diminati penonton,” ujarnya di Jakarta, Minggu, 25 Oktober 2026.
Dia menuturkan, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dapat mencapai 1 juta penonton lantaran cerita dan horor eksorsismenya mampu menyentuh hati banyak orang. Menurutnya, film ini memiliki universalitas yang dapat dirasakan ketika berbicara tentang keimanan, dan tidak hanya ditonton oleh kalangan agama tertentu.
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan kembali Romo Rendra dan Romo Thomas dalam perjalanan menghadapi entitas kuno bernama Rephaim sekaligus keraguan terhadap iman mereka.

Ceritanya berpusat pada upaya menyelamatkan Daniel (Venly Arauna), seorang anak muda yang harus menanggung konsekuensi dari pilihan orang tua dan neneknya.
Dalam perjalanan tersebut, Romo Rendra (Lukman Sardi) dan Romo Thomas (Jerome Kurnia) menghadapi Rephaim, entitas kuno yang dalam cerita film tersebut menuntut apa yang telah diperbuat leluhur manusia pada masa lalu.
Di film ini, ada karakter yang membawa teror sangat besar, dari sebuah entitas kuno, bernama Rephaim. Rephaim sebenarnya terikat pada dominion (wilayah) lokasi tempat mereka berada. Sebab itu, di film ini, terornya bukan hanya pada satu keluarga tapi seluruh kota.
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah disutradarai Rizal Mantovani, dengan Robert Ronny dan Prima Taufik sebagai produser serta Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Skenario film ini ditulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi.
Film ini dibintangi Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment yang turut didukung oleh Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway
Kebakaran Hutan dan Lahan
Di tengah capaian tersebut, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga ingin merayakannya dengan cara yang lebih bermakna melalui bantuan kemanusiaan. Tim film ini menginisiasi penggalangan dana dan penyaluran donasi untuk masyarakat yang masih terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah.
“Dua tahun lalu, saat film Kuasa Gelap mencapai 1 juta penonton, kami berbagi tali kasih ke 25 panti asuhan dan pondok pesantren. Kini, berkat dukungan penonton dan masyarakat Indonesia, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali meraih sukses, dan kami ingin membagikan berkat ini kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban asap karhutla. Kami merasa tidak ada yang lebih mendesak saat ini daripada membantu mereka yang untuk bernapas saja susah,” ujar Robert Ronny.
“Bantuan ini kami salurkan melalui Yayasan Caritas Indonesia, untuk semua yang membutuhkan, tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan. Terima kasih untuk setiap penonton yang sudah menjadi bagian dari kebaikan ini. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” tambah Robert Ronny.


