Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah Ditutup di Rp18.046 per Dolar AS

ActaIndonesia.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 19 poin ke level Rp18.046 per dolar AS pada perdagangan Senin (19/10/2026), setelah sebelumnya sempat melemah 30 poin. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah berada di level Rp18.027 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan sejumlah faktor…

Rupiah Ditutup Menguat 18 Poin ke Rp17.899 per Dolar AS

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup menguat 18 poin pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026 ke level Rp17.899 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.917 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah sempat melemah 5 poin ke level Rp17.899 sebelum akhirnya…

Emas Dunia Berpotensi Tertekan Pada Pekan Depan, Cek Harga Logam Mulia di Dalam Negeri

ActaIndonesia.com, JAKARTA— Harga emas dunia berpotensi mengalami tekanan pada pekan depan seiring kemungkinan kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). Namun, pelemahan logam mulia di pasar domestik diperkirakan lebih terbatas karena nilai tukar rupiah berpotensi melemah. Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan harga emas dunia pada penutupan perdagangan terakhir berada…

Rupiah Menguat 125 Poin, Pengamat Sebut Data Domestik Jadi Penopang

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup menguat 125 poin ke level Rp17.507 per dolar AS pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Penguatan rupiah diperkirakan masih berlanjut pada perdagangan Kamis. Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah berpotensi menguat sekitar 50 poin ke level Rp17.480 per dolar AS pada perdagangan berikutnya. Menurut Ibrahim, penguatan rupiah terutama ditopang oleh membaiknya…

Siapa Pun Gubernur BI, Rupiah Dinilai Sulit Menguat karena MBG & Koperasi Merah Putih

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia dinilai tidak akan serta-merta mampu mengangkat nilai tukar rupiah. Pemerintah perlu memperbaiki kondisi fiskal terlebih dahulu agar rupiah dapat lebih baik. Direktur PT Trijaya Pratama Futures Ibrahim Assuaibi menilai siapa pun yang memimpin bank sentral akan menghadapi tantangan besar karena pelemahan rupiah dipengaruhi kondisi fiskal dalam…