
ActaIndonesia.com, JAKARTA—FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar di Indonesia dengan Jakarta dan Bandung sebagai kota penyelenggara. Turnamen tersebut juga menjadi momentum bagi Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai kota olahraga dan destinasi sport tourism di kawasan ASEAN.
Berikut sejumlah fakta menarik mengenai penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026:
1. Digelar di Jakarta dan Bandung
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di dua kota, yakni Jakarta dan Bandung, pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.
2. Jakarta menyiapkan dukungan untuk peserta
Pemprov DKI Jakarta memastikan dukungan terhadap penyelenggaraan, terutama dari sisi keamanan, kenyamanan, dan transportasi bagi peserta selama berada di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan peserta yang bertanding di Jakarta harus merasa aman dan nyaman selama mengikuti turnamen.

3. Parade FIFA ASEAN Cup digelar saat CFD
Rangkaian menuju turnamen turut dilakukan melalui Roll to Glory: FIFA ASEAN Cup Family Parade pada Minggu, 13 September 2026.
Parade berlangsung bersamaan dengan Car Free Day (CFD) di Jakarta Pusat dan menjadi bagian dari upaya membawa atmosfer turnamen lebih dekat kepada masyarakat.
4. Gubernur Pramono dan Erick Thohir ikut berjalan kaki
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengikuti parade dengan berjalan kaki dari Le Meridien menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
5. Sekitar 400 siswa akademi sepak bola ikut parade
Parade tersebut melibatkan sekitar 400 siswa akademi sepak bola. Mereka mengikuti kegiatan bersama legenda sepak bola Indonesia dan sejumlah pemangku kepentingan olahraga.
6. Ada bola raksasa hingga trofi FIFA ASEAN Cup
Suasana parade dimeriahkan dengan sejumlah elemen sepak bola, termasuk bola berukuran raksasa, defile bendera negara peserta, serta pengenalan trofi FIFA ASEAN Cup.
7. Malaysia, Thailand dan Vietnam termasuk negara yang disorot
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengajak masyarakat Indonesia menyambut suporter dari negara-negara peserta, termasuk Malaysia, Thailand dan Vietnam.
Menurut Erick, turnamen tersebut bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga kesempatan memperkuat sportivitas dan persahabatan antarnegara ASEAN.
8. Jakarta ingin memanfaatkan turnamen untuk mencari talenta baru
Pemprov DKI Jakarta melihat FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya sebagai ajang pertandingan internasional. Penyelenggaraan turnamen di Jakarta diharapkan memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus mendorong munculnya lebih banyak talenta sepak bola dari Jakarta dan Indonesia.
Kehadiran sepak bola di ruang publik juga dinilai dapat memperluas interaksi antara atlet, generasi muda, komunitas dan masyarakat.


