Fakta-fakta Menarik Anggaran MBG yang Didemo Mahasiswa

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) presiden Prabowo Subianto menjadi sasaran dalam aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa di Jakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Mahasiswa menuntut pemerintah melakukan penghentian program tersebut karena dinilai membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Berdasarkan laman Badan Gizi Nasional (BGN) pagu anggaran 2026 untuk BGN mencapai Rp 268 triliun. Dari total tersebut, sebanyak 95,4 persen dialokasikan khusus untuk program Makan Bergizi Gratis atau sebesar Rp248 triliun.

Anggaran itu naik sekitar 277 persen jika dibandingkan dengan 2025 yang hanya sebesar Rp71 triliun. Selain peningkatan yang cukup drastis, berikut sejumlah fakta menarik tentang anggaran BGN dan MBG yang dirangkum ActaIndonesia.com.

Lebih besar dari Kementerian / Lembaga lain

Besaran anggaran untuk BGN dengan program MBG itu tercatat lebih besar dari anggaran Kementerian/Lembaga yang ada di Indonesia, bahkan lebih tinggi dari Kementerian Pertahanan – yang selama ini pemilik anggaran tertinggi.

Tidak hanya itu, anggaran untuk BGN itu juga tercatat jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan anggaran untuk pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti-Sainstek). (lihat tabel).

NoKementerian / LembagaAlokasi Anggaran (2026)
1Badan Gizi NasionalRp268,00 triliun
2Kementerian PertahananRp187,10 triliun
3Kepolisian Negara Republik IndonesiaRp146,05 triliun
4Kementerian Pekerjaan UmumRp118,50 triliun
5Kementerian KesehatanRp114,00 triliun
6Kementerian AgamaRp88,89 triliun
7Kementerian SosialRp84,44 triliun
8Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan TeknologiRp61,87 triliun
9Kementerian Pendidikan Dasar dan MenengahRp56,68 triliun
10Kementerian KeuanganRp52,01 triliun
11Kementerian PertanianRp40,14 triliun
12Kementerian PerhubunganRp28,48 triliun
13Kejaksaan Agung Republik IndonesiaRp20,25 triliun
14Kementerian Imigrasi dan PemasyarakatanRp18,84 triliun
15Badan Intelijen NegaraRp16,67 triliun
16Mahkamah Agung Republik IndonesiaRp14,75 triliun
17Kementerian Kelautan dan PerikananRp13,00 triliun
18Kementerian Perumahan dan Kawasan PermukimanRp10,89 triliun
19Kementerian Luar NegeriRp10,22 triliun
20Kementerian Energi dan Sumber Daya MineralRp10,11 triliun
21Dewan Perwakilan Rakyat Republik IndonesiaRp9,89 triliun
22Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPNRp9,49 triliun
23Kementerian Komunikasi dan DigitalRp8,62 triliun
24Kementerian Dalam NegeriRp7,80 triliun
25Badan Pusat StatistikRp6,92 triliun
26Badan Pemeriksa KeuanganRp6,83 triliun
27Otorita Ibu Kota NusantaraRp6,26 triliun
28Badan Riset dan Inovasi NasionalRp6,14 triliun
29Kementerian KehutananRp6,03 triliun
30Kementerian HukumRp4,22 triliun
31Kementerian KetenagakerjaanRp3,86 triliun
32Kementerian Kependudukan dan Pembangunan KeluargaRp3,63 triliun
33Komisi Pemilihan UmumRp3,53 triliun
34Kementerian Sekretariat NegaraRp2,60 triliun
35Kementerian PariwisataRp1,85 triliun
36Badan Narkotika NasionalRp1,51 triliun
37Kementerian KebudayaanRp1,50 triliun
38Kementerian PerdaganganRp1,40 triliun
39Kementerian Lingkungan Hidup/BPLHRp1,39 triliun
40Kementerian KoperasiRp962,04 miliar
41Kementerian Hak Asasi ManusiaRp718,12 miliar
42Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan MenengahRp546,59 miliar
43Kementerian Ekonomi Kreatif/BekrafRp528,46 miliar
44Kementerian Koordinator Bidang PerekonomianRp485,21 miliar
45Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiRp392,98 miliar
46Kementerian Koordinator Bidang Politik dan KeamananRp357,99 miliar
47Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan MasyarakatRp333,68 miliar
48Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan KewilayahanRp262,55 miliar
49Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanRp236,70 miliar
50Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan PemasyarakatanRp221,93 miliar
51Kementerian Koordinator Bidang PanganRp206,98 miliar

Sumber: dirangkum dari berbagai sumber, diolah

MBG menjadi program dengan anggaran terbesar di antara program lainnya

Program Makan Bergizi Gratis juga menjadi program dengan anggaran terbesar dibandingkan dengan program dari Kementerian/Lembaga lain. tidak hanya itu, mungkin, MBG menjadi program dengan nilai anggaran terbesar sepanjang sejarah negara ini berdiri.

Jika BGN hanya memiliki satu program inti MBG, Kementerian/Lembaga lain memiliki banyak program. Sebagai contoh, di sektor pendidikan ada Program Indonesia Pintar (PIP), peningkatan kompetensi/sertifikasi guru, rehabilitasi ruang kelas, pengadaan buku.

Selain itu, ada juga Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), Bantuan Operasional PTN (BOPTN), pendanaan riset inovasi/sains.

Anggaran Rp248 triliun bisa membuat lebih banyak anak Indonesia meraih pendidikan

 Anggaran program MBG sebesar Rp248 triliun sangat cukup untuk membuat lebih banyak anak Indonesia meraih pendidikan gratis. Tidak hanya itu, anggaran itu juga cukup untuk membuat pendidikan berkualitas di dalam negeri.

Dengan asumsi biaya pendidikan per tahun siswa SD, SMP, dan SMA rata-rata Rp13 juta, akan ada sekitar Rp19 juta siswa per tahun yang bisa menikmati pendidikan gratis dari anggaran Rp248 triliun.

Anggaran Rp248 triliun bisa menyejahterakan guru & menekan defisit tenaga medis di daerah

Fakta lain yang tentang anggaran Rp248 triliun itu juga bisa digunakan untuk menyejahterakan guru, termasuk mengangkat para honorer menjadi PNS dan menggajinya dengan layak.

Pada saat ini, banyak guru honorer masih dibayar sangat murah, yakni ratusan ribu per bulan. Padahal, perannya sangat penting dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Selain itu, anggaran Rp248 triliun juga dapat menekan defisit tenaga medis di daerah-daerah Indonesia. Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak daerah di Indonesia mengalami kekurangan medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *