
ActaIndonesia.com, JAKARTA—Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan penjualan sepeda motor di pasar domestik mulai kembali ke jalurnya setelah mengalami penurunan.
Berdasarkan data AISI, penjualan sepeda motor pada April 2026 naik menjadi 520.972 unit dari 448.974 unit pada Maret 2026. Dengan begitu, wholesale kendaraan roda dua kembali ke angka 500.000an unit.
Tidak hanya itu, penjualan pada April tahun ini juga tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan penjualan April tahun lalu. Sementara itu, secara year to date, penjualan Januari-April 2026 sudah mencapai 2.135.063 unit atau lebih tinggi 2,16 persen jika dibandingkan periode yang sama 2025.
Masih dalam data AISI, penjualan domestik sepeda motor pada awal 2026 bergerak cukup dinamis. Februari menjadi bulan dengan penjualan tertinggi sebesar 587.354 unit, naik dibanding Januari yang mencapai 577.763 unit.
Namun, pada Maret 2026 pasar mengalami koreksi cukup tajam menjadi 448.974 unit sebelum kembali pulih pada April menjadi 520.972 unit.

Jika dibandingkan dengan pola sepanjang 2025, capaian tersebut menunjukkan adanya perlambatan konsumsi domestik. Tahun lalu, pasar domestik relatif stabil di atas 500.000 unit per bulan, bahkan sempat mencapai puncak 590.362 unit pada Oktober 2025.
Sementara itu, di tengah melambatnya pasar domestik, ekspor CKD sepeda motor tetap menunjukkan performa solid. Pada April 2026, ekspor CKD mencapai 723.220 unit, menjadi salah satu capaian tertinggi selama empat bulan pertama tahun ini.
Secara historis, ekspor CKD memang menjadi salah satu kekuatan utama industri sepeda motor Indonesia. Sepanjang 2025, ekspor CKD bergerak stabil di kisaran 553.000 hingga 756.000 unit per bulan, dengan titik tertinggi terjadi pada Juni sebesar 756.611 unit.
Adapun, Ekspor komponen atau part by part tetap menjadi kontributor terbesar dalam rantai ekspor industri sepeda motor nasional.
Pada Januari–April 2026, ekspor komponen telah mencapai lebih dari 50,4 juta unit. Februari dan April menjadi bulan dengan performa tertinggi, masing-masing 14.318.779 unit dan 14.381.642 unit.
Sepanjang 2025, ekspor komponen mencapai 138.455.487 unit. Angka tertinggi tercatat pada Oktober 2025 sebesar 14.321.648 unit.
Data AISI juga menunjukkan bahwa ekspor sepeda motor utuh atau CBU juga menunjukkan kestabilan. Pada empat bulan pertama 2026, ekspor CBU berada di kisaran 48.000 hingga 57.000 unit per bulan.
Capaian Februari 2026 sebesar 57.688 unit bahkan menjadi salah satu angka tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Sementara pada 2025, ekspor CBU bergerak di rentang 38.000 hingga 50 ribu unit per bulan, dengan puncak terjadi pada Juli sebesar 50.042 unit.
| Month | Domestic | Export CBU | Export CKD | Export Part by Part |
|---|---|---|---|---|
| JAN | 577.763 | 52.924 | 673.703 | 12.643.445 |
| FEB | 587.354 | 57.688 | 636.576 | 14.318.779 |
| MAR | 448.974 | 48.970 | 488.279 | 9.113.331 |
| APR | 520.972 | 52.321 | 723.220 | 14.381.642 |
| MAY | — | — | — | — |
| JUN | — | — | — | — |
| Total | 2.135.063 | 211.903 | 2.521.778 | 50.457.197 |
Sumber data: AISI, 2026


