Yanto

Ekowisata Buka Peluang Ekonomi Kreatif Berbasis Alam & Budaya

ActaIndonesia.com, BOGOR—Pengembangan ekowisata yang memadukan pelestarian alam dan daya tarik budaya menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal. Pengembangan tersebut mencakup subsektor kriya, kuliner, seni pertunjukan, dan desain lingkungan. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, ekowisata menjadi bagian dari langkah strategis untuk mengoptimalkan peran subsektor fesyen,…

Kajian Bappenas: Nilai Ekonomi Biosolusi Indonesia Capai US$2,3 Miliar pada 2035

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai ekonomi biosolusi di Indonesia diproyeksikan meningkat hampir tiga kali lipat, dari hampir US$1 miliar saat ini menjadi US$2,3 miliar pada 2035. Proyeksi tersebut tercantum dalam laporan kajian The Value of Biosolutions: Growth and Prosperity to 2035 – Indonesia Edition yang diluncurkan Kementerian PPN/Bappenas bersama Kedutaan Besar Kerajaan Denmark dan Novonesis. Deputi Bidang Pangan,…

Jasa Raharja Gunakan Data 7.229 Titik Kecelakaan untuk Antisipasi Nataru

ActaIndonesia.com, JAKARTA—PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi periode angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), termasuk melalui intervensi keselamatan yang mengacu pada data 7.229 titik kecelakaan sebagai dasar penentuan lokasi prioritas. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru perlu diantisipasi melalui langkah yang terencana…

Bank Mandiri Ungkap Kredit Rp40 Triliun ke Jhonlin Baratama, Baru Terpakai Rp17 Triliun

ActaIndonesia.com, JAKARTA—PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengungkapkan telah memberikan fasilitas kredit dengan plafon Rp40 triliun kepada PT Jhonlin Baratama. Dari plafon tersebut, kredit yang telah digunakan mencapai Rp17 triliun. Dalam surat tanggapan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 26 Oktober 2026, Corporate Secretary Group Bank Mandiri menyatakan fasilitas kredit tersebut digunakan untuk pengembangan…

Pelaku Usaha Terancam Kekurangan Gula Rafinasi pada Awal 2027

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Pelaku usaha industri makanan, minuman, dan farmasi berpotensi menghadapi keterbatasan pasokan gula rafinasi pada awal 2027 karena ketersediaan gula pada Januari diperkirakan terbatas, sementara percepatan persetujuan impor masih diperlukan. Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Supriadi mengatakan alokasi gula rafinasi pada 2026 mencapai sekitar 3 juta ton. Jumlah tersebut diperkirakan mencukupi kebutuhan hingga…