Asap Karhutla Meluas hingga NTT, 2.775 Penerbangan Terdampak

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Sebanyak 2.775 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 11 Agustus hingga 21 Oktober 2026. Dampak kabut asap meluas ke sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), sehingga Kementerian Perhubungan mengimbau penumpang memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai dan bandar udara. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat, jumlah…

Rupiah Kembali Melemah, Ditutup ke Rp18.060 per Dolar AS

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Kamis (22/10/2026), dengan penurunan 38 poin ke level Rp18.060 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp18.022 per dolar AS. Rupiah sempat melemah 40 poin sebelum perdagangan ditutup. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Indonesia, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan bahwa pergerakan rupiah…

Grand Sahid Jaya Perluas Pasar Lewat Konser Maliq & D’Essentials

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Grand Sahid Jaya menargetkan perluasan segmen pengunjung melalui penyelenggaraan konser Maliq & D’Essentials pada malam Tahun Baru 2027. Selain mendorong bisnis hotel, acara tersebut diharapkan dapat memperkenalkan Ballroom Puri Agung sebagai tempat penyelenggaraan konser kepada masyarakat dari berbagai kalangan. General Manager Grand Sahid Jaya Jakarta, Herman Courbois, mengatakan, kehadiran Maliq & D’Essentials bukan hanya…

Rupiah Ditutup Melemah 30 Poin Setelah BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup melemah 30 poin ke level Rp18.022 per dolar AS pada perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75%. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Indonesia sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) turut mewarnai pergerakan…

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75%, Turunkan GWM Perbankan Mulai November

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20–21 Oktober 2026. BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5,00% dan mempertahankan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%, serta menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan secara bertahap mulai November 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank…