
ActaIndonesia.com, JAKARTA – Penjualan mobil nasional sepanjang Januari-Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan secara wholesales mencapai 599.491 unit, sedangkan penjualan retail mencapai 594.984 unit.
Penjualan wholesales Januari-Agustus 2026 meningkat 20,1% dibandingkan periode yang sama 2025 yang mencapai 499.315 unit. Sementara itu, penjualan retail tumbuh 13,9% dari 522.160 unit pada Januari-Agustus 2025.
Pada Agustus 2026 saja, distribusi mobil dari pabrikan ke dealer atau wholesales mencapai 81.756 unit. Angka tersebut naik tipis 0,8% dibandingkan Agustus 2025 yang sebanyak 81.115 unit.
Di sisi retail, penjualan pada Agustus 2026 mencapai 83.422 unit, meningkat 7,7% dibandingkan 77.460 unit pada Agustus 2025. Dengan demikian, penjualan retail pada Agustus lebih tinggi 1.666 unit dibandingkan wholesales pada bulan yang sama.

Toyota masih memimpin
Toyota masih menjadi merek dengan penjualan terbesar baik secara wholesales maupun retail hingga Agustus 2026.
Secara wholesales, Toyota membukukan penjualan 175.931 unit atau menguasai 29,3% pangsa pasar. Posisi berikutnya ditempati Daihatsu dengan 100.884 unit atau 16,8%, Suzuki 47.908 unit atau 8%, dan Mitsubishi Motors 43.753 unit atau 7,3%.
BYD berada di posisi kelima dengan wholesales 37.696 unit atau 6,3% pangsa pasar. Penjualan BYD meningkat 98,5% dibandingkan 18.989 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara berdasarkan penjualan retail, Toyota mencatat 172.871 unit dengan pangsa pasar 29,1%. Daihatsu menyusul dengan 97.059 unit atau 16,3%, Suzuki 48.554 unit atau 8,2%, Mitsubishi Motors 45.892 unit atau 7,7%, dan BYD 35.289 unit atau 5,9%.
BYD dan merek China tumbuh pesat
Pertumbuhan penjualan sepanjang delapan bulan pertama tahun ini juga ditopang oleh sejumlah merek China, terutama BYD dan Jaecoo.
Wholesales BYD mencapai 37.696 unit, naik 98,5% dibandingkan 18.989 unit pada Januari-Agustus 2025. Sementara penjualan retail BYD mencapai 35.289 unit, tumbuh 83,1% dari 19.278 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Jaecoo mencatat pertumbuhan lebih tinggi. Wholesales merek tersebut mencapai 23.834 unit, dibandingkan 438 unit pada Januari-Agustus 2025. Secara retail, Jaecoo mencatat 23.486 unit, dibandingkan 290 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Geely juga mencatat kenaikan signifikan dengan wholesales 12.510 unit, naik 858,6% dari 1.305 unit. Penjualan retail Geely mencapai 12.283 unit, meningkat 903,5% dari 1.224 unit pada Januari-Agustus 2025.
Di sisi lain, Honda mencatat penurunan cukup dalam. Wholesales Honda turun 37,5% menjadi 26.437 unit dari 42.291 unit pada tahun sebelumnya. Penjualan retail Honda juga merosot 36% menjadi 31.671 unit dari 49.513 unit.
Chery juga mengalami penurunan. Wholesales tercatat 7.867 unit, turun 39,7%, sedangkan penjualan retail mencapai 8.209 unit atau turun 36,9% dibandingkan periode yang sama 2025.


