Pengamat Prediksi Rupiah Bisa Tembus Rp18.500 per Dolar AS pada Akhir Oktober

ActaIndonesia.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah berpotensi melemah hingga menyentuh Rp18.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir Oktober 2026 apabila tekanan domestik dan eksternal tidak segera mereda. Pelemahan tersebut dinilai berkaitan dengan ketidakpastian politik, kekhawatiran terhadap status pasar modal Indonesia, serta meningkatnya kebutuhan valuta asing. Pengamat Ekonomi, Pasar Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan…

Rupiah Menguat ke Rp17.899, Ibrahim Assuaibi Prediksi Melemah Senin Depan

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup menguat 16 poin ke level Rp17.899 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (9/10/2026). Untuk perdagangan Senin (12/10/2026), rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di rentang Rp17.890 hingga Rp17.950 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan proyeksi…

Rupiah Ditutup Menguat 18 Poin ke Rp17.899 per Dolar AS

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup menguat 18 poin pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026 ke level Rp17.899 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.917 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah sempat melemah 5 poin ke level Rp17.899 sebelum akhirnya…

Rupiah Menguat 125 Poin, Pengamat Sebut Data Domestik Jadi Penopang

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup menguat 125 poin ke level Rp17.507 per dolar AS pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Penguatan rupiah diperkirakan masih berlanjut pada perdagangan Kamis. Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah berpotensi menguat sekitar 50 poin ke level Rp17.480 per dolar AS pada perdagangan berikutnya. Menurut Ibrahim, penguatan rupiah terutama ditopang oleh membaiknya…

Pengamat: Dampak Pengesahan RUU Perampasan Aset Dapat Positif Terhadap Ekonomi Indonesia

ActaIndonesia.com, JAKARTA — Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi menilai pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dapat memberikan dampak signifikan terhadap kondisi fiskal dan perekonomian Indonesia. Jika aturan tersebut disahkan tahun ini dan mulai berlaku pada 2027, pemerintah berpeluang memperoleh sumber penerimaan negara di luar pajak dalam jumlah besar. Ibrahim mengatakan pengesahan RUU Perampasan Aset menjadi penting…