Pengamat: Potensi Tekanan Fiskal Kian Besar, Rupiah Melemah ke Rp18.135

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Kenaikan harga minyak dunia berpotensi menekan kondisi fiskal Indonesia, membuat nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Senin, 26 Oktober 2026. Rupiah tercatat melemah 55 poin setelah sempat mencapai minus 60 poin. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Indonesia, Ibrahim Assuaibi, mengatakan mata yang…

Rupiah Kembali Melemah, Ditutup ke Rp18.060 per Dolar AS

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Kamis (22/10/2026), dengan penurunan 38 poin ke level Rp18.060 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp18.022 per dolar AS. Rupiah sempat melemah 40 poin sebelum perdagangan ditutup. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Indonesia, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan bahwa pergerakan rupiah…

Rupiah Ditutup Melemah 30 Poin Setelah BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah ditutup melemah 30 poin ke level Rp18.022 per dolar AS pada perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75%. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Indonesia sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) turut mewarnai pergerakan…

Rupiah Terancam Tembus Rp19.000 per Dolar AS, Pengamat Soroti Tekanan Ekonomi

ActaIndonesia.com, JAKARTA– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi melemah hingga mendekati Rp19.000 sampai akhir 2026 jika tekanan ekonomi global dan domestik terus berlanjut. Pengamat Ekonomi, Pasar Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi kombinasi tekanan geopolitik dan persoalan internal ekonomi Indonesia. Dengan begitu, pemerintah…

Pengamat: Nilai Tukar Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.850–Rp18.200 per dolar AS pada pekan depan

ActaIndonesia.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah ke kisaran Rp17.850–Rp18.200 per dolar AS pada pekan depan, seiring tingginya harga minyak mentah dunia, tekanan terhadap pasar keuangan domestik, serta meningkatnya kebutuhan valuta asing untuk membiayai impor energi dan pembayaran utang. Pengamat Ekonomi, Pasar Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut meskipun Bank Indonesia…